PSG Tidak Boleh Sombong di Liga Champions

PSG Tidak Boleh Sombong di Liga Champions

PSG Tidak Boleh Sombong di Liga Champions – PSG jadi salahsatu team yg telah mengkonfirmasi diri bakal melangkah ke fase gugur Liga Champions kampanye 2017/18 ini. Suatu peringatan pun diberikan pd PSG supaya tak merasa songong dg perolehan tersebut. Peringatan ini dikeluarkan oleh punggawa mereka sendiri tidak lain dan tidak bukan Neymar. Kata Neymar, apa yng sekarang udah didapat oleh PSG tidaklah hal yg dapat dibanggakan. Mereka tidak mendapat apa-apa setelah mengkonfirmasi diri melaju dr babak grup.

Tak sedikit chalange yng setingkat lebih keras wajib dihadapi. Cuma menggunakan mentalitas demikian, menurut Neymar, PSG dapat memperoleh result keren pada perlombaan antara kesebelasan Eropa itu.

“Tuk jadi kampiun di Sepak bola liga Champions, rombongan saya gak cukup beranggapan bisa seperti itu [memenangkan pertandingan di babak grup]. Saya nggak bisa demikian,” kata Neymar.

PSG mengkonfirmasi diri mereka maju dr babak grup sehabis menyapu bersih keempat pertandingan dgn angka penuh. Armada Unai Emery telah mengoleksi 12 angka dari data yang kami peroleh melalui situs livescore Liga Prancis ini. Walaupun tetap ada 2 game lagi pd babak grup, total nilai mereka gak dapat disusul oleh tim yang lain.

Juru taktik Inggris Anggap Stones Persis Pique & Boateng

Gareth Southgate menyamakan John Stones dgn Jerome Boateng serta Gerard Pique kemudian boss Inggris benar-benar percaya bila pemain bintangnya tersebut akan bertanding makin maksimal lagi. Usai memperoleh awal karir yg ga menggembirakan di Manchester City, Stones saat ini dijadikan sebagai komponen terpenting di dalam team bimbingan Josep Guardiola. Dirinya merupakan tandem sehati Nicolas Otamendi didalam barisan pertahanan kesebelasan.

Southgate jg nampaknya bakal tergantung kpd Stones pada saat Inggris berlaga di Rusia thn depan, sehabis mereka pernah bekerja sama di dalam kesebelasan U-21. Sang juru taktik kemudian menyepertikan skill Stones, yng pandai mendistribusikan bola dri sektor defensif, dg Pique & Boateng.

“Ane kerap berkata dengannya, seluruh orang pastinya menuntut ia utk sekedar menyimpan bola. Boleh-boleh sj kamu mencobanya. Tapi kita bakalan mirip sama seperti orang lain,” kata Southgate berdasarkan data situs berita Liga Inggris ini. “Tetapi saat kamu pingin bertarung buat sy, maka dirinya wajib mengikuti hal yg beda & ia tidak sama. Ia mempunyai ketenangan yng serupa kerennya dgn pemain bertahan manapun di Eropa.”

“Sy menonton Boateng di Manchester City saat dirinya terbilang remaja kemudian tidak ada yg menebak ia bakalan layaknya saat ini. Aku menyaksikan Pique di pada saat kontra Manchester United bertemu Middlesbrough n dirinya melakukan banyak kesalahan. N John punya atribut yng mirip semacam 2 bintang tsb. Dirinya memiliki aura kehadiran yg kokoh di kotak penalti. Ia pengen selalu latihan serta meningkat. Dirinya dinantikan masa depan yng benar2 bersinar.”

Ventura Pingin Italia Fokus & Tenang Hadapi Lawan

Giampiero Ventura menyatakan jika di dalam laga vital semisal play-off Piala Dunia, ketentraman serta punya fungsi yg amat terpenting. N tersebutlah yng ia nanti-nanti banyak di kesebelasannya. Seperti dipahami, Italia wajib melintasi hadangan Swedia pd partai play-off demi salahsatu tiket menuju babak final Piala Dunia 2018. Menurut blog jadwal bola ini, di leg perdana, Azzurri bakalan datang ke Swedia di Stockholm, Sabtu (11/11) dini hari. 3 malam selanjutnya ganti Italia yg dijadikan sebagai tuan rumah di San Siro.

“Ini pertemuan yng begitu vital maka tidak heran bila aku gak memikirkan rombongan saya memerlukan kata-kata pembangkit. Kita sekedar perlu kenyamanan, keteguhan & konsentrasi. Tiap-tiap ucap bakal tidak berguna. Rombongan saya butuh keteguhan hati tuk mendapat hasilnya,” ungkapnya.

Akhirnya Ventura jg didesak seputar cara bermain skuatnya pada putaran kualifikasi di mana mereka cuma sanggup finis pd rangking ke 2, di bawah Spanyol yg memperoleh voucer langsung menuju ke Rusia.

“Aku bahagia dg apa yng kita kerjakan saat kehadiran sy. Pada saat aku hadir di sini serta menonton sekadar ada sebuah team yg hanya memuncaki grup, rombongan saya menyebutkan bila kita bakalan berupaya berada di sana demi bentrok dgn Spanyol. Kita mencobanya. Tetapi rombongan saya menyerah dr kesebelasan Spanyol yng setingkat lebih kokoh dri kita,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.